"Swaraj Universitas diluncurkan pada tahun 2010 sebagai universitas pertama India yang didedikasikan untuk memperkuat budaya lokal, ekonomi lokal dan ekologi lokal. Manish Jain, salah satu pendiri, membuat kurikulum baru jauh berbeda dari kurikulum lama peninggalan masa kolonial. Komitmen nya adalah untuk menciptakan suatu lingkungan di mana peserta didik secara serius dan terbuka dapat terlibat dengan bakat mereka sendiri, visi dan nilai-nilai, serta realitas lokal mereka, isu-isu dunia nyata dan kemungkinan-kemungkinan baru.. Mungkin yang paling penting, seluruh proses pembelajaran bergantung pada penemuan diri,"
Swaraj
University diciptakan dengan tiga kata kunci. Satu, paradigma industri militer
telah menciptakan kerusakan ekologis. Maka, ada kebutuhan untuk kembali
menelurusi hubungan krisis lingkungan dan solusinya dengan krisis budaya dan
spiritual. Dua,ekonomi global menciptakan gangguan ekonomi dan ketidakpastian
kehidupan pemuda dan komunitas lokal. Maka, butuh suatu re – situate ekonomi
dan wirausaha dengan kerangka kerja yang lebih luas dan budaya setempat. Tiga,
ada juga krisis besar dalam sekolah dan universitas sistem. Maka, Pembelajaran
eksperimen, dan kearifan lokal butuh untuk dihargai kembali dalam kaitannya
dengan bentuk tekstual pengetahuan.
Ada beberapa
fitur unik dari program Swaraj University diantaranya. Khoji (learner in
Swaraj) mendapatkan peluang untuk mengembangkan sendiri pembelajarannya
berdasarkan mimpinya sehingga pembelajar lebih bertanggung jawab. Prinsip
kebersamaan didorong dalam proses pembelajaran dimana peserta didik memilih
guru mereka dan sebaliknya. Berbagai mekanisme (feedback council, mitra
network, etc) dilakukan untuk mencipatkan ruang dimana peserta didik dapat
terbuka. Penting untuk dicatat bahwa Swaraj Universitas tidak memberikan apapun
ujian, derajat atau sertifikat. Karena tidak terakreditasi oleh badan akreditasi
setempat. Ini adalah sebuah universitas rakyat, diakreditasi oleh berbagai
pemikir-pelaku utama, oleh masyarakat dan organisasi lokal dan dengan prestasi
praktis dari siswa.
Program ini percaya dengan learning by doing dan learning
by made mistakes akan membuat mereka menjaga visi Swaraj. Lebih lanjut, reklamasi ruang
fisik kita dan mengambil tanggung jawab untuk pemeliharaan dan pertumbuhan
mereka adalah bagian penting dari program. Tidak ada pembantu atau opas kantor
di Swaraj University. Pada lembaga-lembaga pendidikan umum,pelajar tidak memiliki tanggung jawab dan hubungan dengan
makanan yang mereka makan, energi yang mereka konsumsi atau limbah yang mereka
hasilkan. Tapi, bagi khoji bertanggungjawab
Beberapa
tantangan dan pelajaran yang dapat diambil dari kisah ini adalah, kita dapat
melihat pertumbuhan dan perubahan dalam diri Khoji sendiri. Domain
emosional, motivasi dan kesejahteraan bagi kaum muda bahkan lebih penting
daripada yang kita bayangkan. Banyak yang menderita karena penghinaan, keterasingan dan kerusakan psikologis dari
sistem pendidikan formal. Rincian struktur keluarga dan ruang masyarakat telah
menciptakan tekanan emosional tambahan. Kita telah melihat perubahan yang kuat
terjadi di khojis setelah mereka merasa diterima, disembuhkan dan mendengar. Ada telah banyak cukup respon positif untuk Swaraj
University bahakan ada yang meminta untuk mendirikan kampus Swaraj di penjara
pusat.
Ada banyak krisis yang
dihadapi universitas modern di abad ke 21, sebuah kekakuan akademik. Swaraj
university adalah sebuah upaya kecil dan sederhana untuk mengambil percakapan
tentang dekolonisasi melalui pembentukan kurikulum. Swaraj mengembanglikan
kekuasaan dan tanggungjawab pembelajar, guru dan komunitas lokal sebagai sebuah
permulaan awal untuk transformasi pendidikan.
Pustaka :
Jain, M. 2013. Docolonisation insight from the Swaraj University Experimentin Journal of Third World Resurgence. Page: 49-53.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar