Analisis Gender dan Pembangunan (bag 1)
Friday,
June 06, 2014
5:31 PM
Today's Topics:
- Pemahaman Gender Sebelumnya
- Konsep Gender
- Perkembangan Kajian gender dalam pembangunan
- Ragam pendekatan yang telah dikembangkan sebelumnya
- Analisis Gender
- Tujuan
- Hasil
- Langkah Analisis
- Model Analisis Gender
- Alat analisis Gender (Digambar dalam bentuk matriks)
- Harvard
- Moser
- Pemberdayaan
- Model Analisis Gender
- Harvard
- Moser
- Pemberdayaan
- GAP (Gender Analysis Pathway)
- Kerangka Harvard
Lecture Topic:
During the lecture, take notes here.
- Pemahaman Gender Sebelumnya
- Konsep Gender
- Perkembangan Kajian gender dalam pembangunan
- Ragam pendekatan yang telah dikembangkan sebelumnya
- Analisis Gender
- Tujuan
- Hasil
- Langkah Analisis
- Model Analisis Gender
- Alat analisis Gender (Digambar dalam bentuk matriks)
- Harvard
- Moser
- Pemberdayaan
- Model Analisis Gender
- Harvard
- Moser
- Pemberdayaan
- GAP (Gender Analysis Pathway)
- Kerangka Harvard
- Komponen kerangka Harvard (menggali dlm keluarga dan komunitas)
- Pembagian Kerja (dpt dilihat dri profil kegiatan laki - laki dan perempuan)
- Hal yang ditanya ketika turlap
1.
Siapa yang melakukan dalam kegiatan?
2.
Kapan? Dimana? Seberapa sering?
3.
Jumlah pendapatan yang masuk?
- Kegiatan = kegiatan produktif, reproduktif dan sosial
- Kegunaan analisis pembagian kerja, mengidentifikasi
1.
Kegiatan mana yang memiliki potensi untuk dikaitkan kepada pembangunan
2.
Kapasitas perempuan dan laki - laki untuk ikut dalam pembangunan, (kapasitas
itu apa?)
3.
Ketidakseimbangan beban kerja
4.Ketidakseimbangan
pendapatan
- Profil akses kontrol
Hal
yang ditanya ketika turlap : pendapatan, kekayaan bersama, pakaian perumahan makanan, pendidikan,
political power,
- Sumberdaya fisik (tanah)
- pasar komoditi (asset)
- Sumberdaya sosial budaya (pendidikan, informasi)
- Perbedaan akses dan kontrol
Akses
: kesempatan menggunakan sumberdaya maupun hasilnya tetapi tidak bisa mengambil
keputusan tentang tata kelola sumberdaya (buruh penggarap sawah)
Kontrol
: kewenangan penuh untuk mengambil
keputusan tentang tata kelola sumberdaya (tuan tanah)
- Kegunaan Analisis Akses
- Mengidentifikasi kekurangan sumberdaya, ketidakseimbangan peluang dan penguasaan,
- Identifikasi siapa yang memperoleh manfaat dan potensi apa yang mampu ditingkatkan mll program pembangunan
Partisipasi
dalam Lembaga
Melihat
keterkaitan antara tingginya akses dan kontrol dengan tingginya partisispasi
Ex
: jika dalam suatu musrembangdes partisispasi wanita rendah maka akses dan
kontrol wanita terhadap musrembangdes juga rendah
Partisispasi
kuantitatif (kedudukan) dan partisispasi kualitatif (peranan)
- Faktor - faktor yang mempengaruhi profil kegiatan
- Struktur kependudukan, kondisi ekopolsos, sistem norma yang berlaku, perundang - undangan yang ada, sistem pendidikan,lingkungan, internasional, religi,
- Kegunaan : apa dampak, faktor, kendala, faktor tersebut untuk mengupayakan gender dan kesetaraan perempuan
Study
Questions
After the
lecture, create questions based on the notes.
Apa perbedaan
analisis dan model gender?
Apa syarat sebuah
kegiatan dapat dikatakan memiliki potensi untuk dikaitkan kepada pembangunan?
Lalu kalau terbukti
tidak seimbang (beban kerja dan pendapatan), apa pengaruhnya terhadap
pembangunan?
Perbedaan gender dan
sex?
Bagaiman identitas
gender diciptakan dan mengapa persisten?
Persoalan yang
diakibatkan oleh perbedaan gender? (Isu gender)
Bagaimana konflik
dan struktur sosial mempengaruhi perspektif feminisme dalam menjelaskan dan
menjawab persoalan gender?
Struktural - liberal
Konflik - radikal
(marxis)
GAD -->
pendekatan pemberdayaan
Aktifitas
Produksi
|
Perempuan
|
Laki -
Laki
|
|
||
|
||
|
||
|
||
|
||
Aktifitas
Reproduksi
|
Perempuan
|
Laki –
Laki
|
|
||
|
||
|
||
|
||
|
||
Aktifitas
sosial
|
Perempuan
|
Laki
Laki
|
|
||
|
||
|
||
|
Akses
(mempunyai peluang menggunakan)
|
Kontrol
(mempunyai wewnang)
|
|||
Perempuan
|
Laki-Laki
|
Perempuan
|
Laki-Laki
|
|
Sumber
daya fisik
|
||||
Pasar
Komoditi
|
||||
Sumberdaya
sosial budaya
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar