Selasa, 21 Januari 2014

Tugas Resume Pengembangan Masyarakat



Membangun  Komunikasi Sosial Dalam Pengembangan Masyarakat
Hillariana[1]

Komunikasi Sosial
            Lubis telah mengatakan bahwa komunikasi, informasi, dan  edukasi adalah hal yang mesti ada dalam pengembangan masyarakat. Lalu, bagaimana  pengembangan masyarakat didekati dengan komunikasi? Komunikasi sebagai mana asalnya dilakukan untuk fungsi  informasi dan fungsi interpretatif (menyamakan makna). Akan tetapi, komunikasi sosial lebih dari itu, komunikasi sosial adalah komunikasi yang fokus kepada interaksi antar manusia dalam ranah publik dalam masyarakat atau kelompok budayanya dengan kata lain fokus kepada interaksi dalam komunitas.
            Perbedaan fokus ini membuat komunikasi sosial dengan bantuan media massa sebagai alat dapat menjembatani masyarakat yang membutuhkan pengembangan masyarakat dalam konteks meredakan konflik sekaligus mengedukasi  atau mungkin sekadar  memberikan informasi.
            Selanjutnya, dalam melakukan komunikasi sosial kita harus memahami tentang elemennya terlebih dahulu. Elemen ini harus ada sehingga bisa kita mengatakan bahwa komunikasi yang berlangsung adalah komunikasi sosial. Elemen itu adalah jumlah partisipan yang lebih dari tiga, pembicaraan yang ada menyangkut aspek publik, pembicaraan yang ada memberikan inforrmasi, interpretasi, dan hiburan serta digunakannya alat budaya sebagai pemersatu komunikan. Untuk aspek jumlah partisipan, bisa dilengkapi, jika pembicaranya yang dua orang pun namun yang berbicara adalah dua orang penguasa yang sedang membicarakan persoalan dunia maka itu bisa pula dikatakan komunikasi sosial.
            Lalu, kita dapat membangun komunikasi sosial melalui jenis komunikasi human communication. Komunikasi ini menempatkan komunikasi tatap muka dan komunikasi interpersonal sebagai inti. Lalu, karena komunikasi sosial merupakan bagian dari pengembangan masyarakat maka dapat kita hubungkan bahwa human communication ini juga sesuai dengan pengembangan masyarakat dimana interaksi dalam  komunitas merupakan kunci utama berjalannya pengembangan masyarakat.


Model Komunikasi dalam Pengemas
            Model objektif atau transmisi adalah model yang tidak banyak berbias. Untuk melakukan model ini, kita harus mengidentifikasi saluran yang tepat untuk melancarkan komunikasi. Lalu, model kedua adalah model subjektif atau berorientasi penerima. Dalam model ini terjadi distorsi pesan dimana penerima menganggap yang dibutuhkannya hanya pengertian tentang a tidak tentang ax sehingga yang diambil hanya pengertian a.    Model ketiga adalah model jaringan sosial atau negosiasi model ini adalah model yang mempersatukan  kekuasaan, hubungan sosial, sumberdaya dan kepentingan aspirasi sosial. 

Komunikasi dalam Komunitas
            Komunikasi sosial seperti telah dikatakan sebelumnya membutuhkan media massa sebagai pemelancar komunikasinya. Media massa bisa menjadi sarana media edukasi, memberikan informasi, dan katalisator perkembangan budaya. Media massa amat berguna  pada komunikasi dua langkah (two step model of communication). Karena media massa adalah sumber informasi bagi opinion leader.
            Selain opinion leader, perantau dapat juga menjadi sumber informasi bagi masyarakat. Perantau membawa informasi baru ke tengah masyarakat, informasi tentang daerah yang pernah ditinggalinya.  Kearifan lokal yang diberdayakan juga bisa menjadi sumber informasi baru bagi masyarakat. Kearifan lokal yang tadinya tersembunyi terangkat ke permukaan diakibatkan adanya pemberdayaan ini.  Terakhir, dengan menggunakan jaringan kerjasama antar lembaga berbasis komunitas kita dapat memberikan informasi baru bagi masyaraakat dengan cara masyarakat yang aktif berdiksusi dengan lembaga atau lembaga yang memberikan informasi baru bagi masyarakat.


[1] Mahasiswi Prodi SKPM/ Hillariana Ikhlash Devani / I34120102

Setelah Ujian Akhir Semester, menyadari bahwa komunikasi sosial pada intinya adalah komunikasi yang menggunakan media masa sebagai alat. Akan tetapi, tidak fokus kepada perkembangan media massa dan teknologinya. Komunikasi sosial berfokus pada interaksi sosial di dalam masyarakat. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar