Membaca buku adalah salah satu dari banyak kegiatan yang diyakini dapat mengurangi tekanan dan stress. Selain itu, membaca juga memiliki manfaat seperti meningkatkan pengetahuan. Salah satu jenis buku yang digemari berbagai kalangan adalah novel fiksi, karena pada umumnya novel fiksi memiliki alur yang menarik dan Bahasa yang mudah untuk dimengerti. Namun, pernah gak merasa kegiatan membaca buku, khususnya novel fiksi tidak semenarik biasanya?
Pada umumnya novel fiksi adalah
jenis novel yang bisa dibaca dalam kurang lebih 2 jam[1].
Beberapa jenis novel, seperti novelet, bahkan diciptakan hanya untuk dihabiskan
dalam waktu 1 sampai 1,5 jam. Bagi penggemar novel, membaca novel secara cepat
merupakan suatu kebanggaan sendiri. Sehingga, ketika kegiatan membaca tidak
selesai seperti tempo yang biasanya akan merupakan pertanyaan bagi diri.
Apalagi jika novel yang dibaca adalah novel yang umumnya dinilai oleh reviewer
bagus dan atau mendapat rating tinggi, akan muncul pertanyaan jangan-jangan
hobi ku sudah bukan membaca lagi?
Menyikapi hal tersebut, penulis
ingin membagikan tips untuk memilih buku agar teman-teman tetap dapat membaca
dengan baik. Berikut adalah tipsnya:
1. 1. Memilih
buku fiksi dengan konflik minimal
Keengganan
membaca buku fiksi terutama dialami karena konflik yang sedang dialami oleh
diri. Sehingga, diri teman-teman menjadi sulit untuk memahami cerita fiksi yang
umumnya berisi konflik antar tokoh. Karena hidup sudah berat, bagaimana cara
diri untuk bisa menghandle permasalahan karakter tersebut? Sehingga walaupun alurnya menarik, kita tidak
mampu untuk menyelesaikan cerita. Maka dari itu, teman-teman dapat memilih buku
dengan konflik minimal
2. 2. Memilih
buku fiksi dengan tokoh utama yang menginspirasi
Senada dengan
tips pertama, teman-teman dapat memilih cerita dengan tokoh utama
menginspirasi. Terkadang, konflik diri yang dihadapi membuat teman-teman merasa
sedih dan down, salah satu cara untuk me time terbaik adalah membaca buku fiksi
dengan karakter yang inspiratif. Pilih karakter yang sesuai dengan definisi
inspiratif kamu!
3. 3. Mencoba
beralih ke buku non fiksi
Beberapa
penggemar novel kebanyakan berpikir jalan tengah, bahwa alasan tidak lagid apat
menyelesaikan buku fiksi yang ia suka baca adalah karena sudah tidak sesuai
dengan dirinya lagi. Pernyataan ini tidak salah, dan sebagian memang benar.
Mungkin sudah waktunya teman-teman untuk beralih membaca buku non fiksi. Salah
satu buku non fiksi yang digemari adalah buku dari Irukawa Elisa yang berjudul
The Secret of Ikegai.
4. 4. Memilih
buku non fiksi yang memuat banyak ilustrasi
Pertama kali
membaca buku non fiksi? Coba baca yang banyak ilustrasinya deh. Ilustrasi
bermanfaat untuk mempermudah mencerna jalannya cerita. Saat ini semakin banyak
buku yang dibuat dengan menambahkan ilustrasi di dalamnya. Salah satunya adalah
buku non fiksi 365 Ideas of Happiness karangan Nurilla Iryani dan Puty Puar, di
dalam buku ini teman-teman diminta untuk melakukan kegiatan-kegiatan
sehari-hari yang dapat membuat teman-teman menjadi bahagia. Coba deh baca
bukunya.
Bagaimana? Apakah Anda cukup terbantu dengan tips ini?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar