Oleh: Hillariana Ikhlash Devani
Gulungan ombak memecah, tajam
Embusan angin menyentuh wajah, dingin
Embusan angin menyentuh wajah, dingin
Aku memeluk diri
Menggigit bibir
Menadakan tangisan sunyi
Menggigit bibir
Menadakan tangisan sunyi
Teringat akan narasi kata
Di antara kita
Saat aku merasa istimewa
Tiada henti merasa bahagia
Saat aku merasa istimewa
Tiada henti merasa bahagia
Kau bagai sinar
Yang menarikku dari lara
Berkilau membawa cerah
Yang menarikku dari lara
Berkilau membawa cerah
Istimewa...
Namun kini aku berlinang air mata
Mengenang cerita kita
Yang ada namun tiada
Mengenang cerita kita
Yang ada namun tiada
Selamat bahagia sayang
Sedih tak terelakkan
Sedih tak terelakkan
Namun cinta siapa bisa paksa?
Hangat mentari mulai menyapu
Membawa cahaya akan hari baru
Aku akan pulih sungguh
Walaupun tanpa kamu di sisiku
Membawa cahaya akan hari baru
Aku akan pulih sungguh
Walaupun tanpa kamu di sisiku
Mata ini mulai terang
Isakan ini perlahan menghilang
Isakan ini perlahan menghilang
Hari itu akan selalu jadi kisah kita
Dalam bayangan
Dalam bayangan
Terinspirasi dari:
Mengapa Kita- Ziva Magnolya
AyuSa vs Nayeon Twice
Lullaby – IU
Feel special - Twice
Tidak ada komentar:
Posting Komentar