Minggu, 25 Januari 2015

Tips Makanan Cukup Sampai Akhir Bulan (Ala Anak Kosan)

Makan , makan, makan

Makanan sangat sangat diperlukan bagi tubuh dan kegiatan makan tentu saja tidak bisa dilepaskan dari aktivitas kita sehari - hari. Asupan gizi yang diperoleh dari makanan membuat kita mampu melaksanakan kegiatan kita sehari hari. Nah, apabila kita tidak makan, tentu saja kita tidak bisa beraktivitas dengan baik. Bagi anak kosan, makan memang problem utama terutama jika Anda masih berstatus pelajar yang uang makan tergantung kepada kiriman orangtua setiap bulannya. Otomatis, mengatur pengeluaran makan adalah sesuatu yang sangat penting. Berikut adalah tips - tips yang bisa dipraktekkan untuk menghemat uang pengeluaran makan. Enjoy!

1. Tidak sering jajan

Stop membeli camilan! Stop membeli kue - kue yang hanya diinginkan tapi tidak bergizi dan tidak membuat kenyang. Utamakan kebutuhan makan kita sehari - hari. Apalagi biasanya camilan seperti keripik mengandung bahan pengawet.

2. Menjarakkan waktu makan

Jika kita selalu terbiasa makan setiap saat itu akan membuat pengeluaran membengkak.Cobalah menjarakkan waktu makan kita dan mengulanginya setiap hari. Itu akan menjadi kebiasaan dan membuat sistem pencernaan kita juga baik karena diisi secara teratur

3. Puasa

Puasa bisa mengurangi pengeluaran makan kita. Tapi jangan sampe niat ibadahnya keganti sama niat mengurangi pengeluaran yaa

So that my tips, how yours?

Rabu, 21 Januari 2015

Sinopsi Role Play Ekopang

Iseng - iseng nulis sinopsis setelah tahu fakta bahwa di sebuah suku di Sulawesi ada larangan untuk tidak memakan kepiting terutam auntuk Ibu hamil. Enjoy!



SINOPSIS
Di suatu lembah yang subur, hiduplah suku tolaki, suku yang begitu gagah mengarungi lautan
All : bernyanyi nenek moyangku seorang pelaut
Namun sayang, suku ini tidak boleh makan kepiting, sehingga badan mereka pun kurus kurus kekurangan protein,  (orang orang gelepar di jalan kekurangan protein)
Suatu hari desa mereka kedatangan penyuluh dari ipb, penyuluh itu memberi tahu bahwa mereka harus makan kepiting agar sehat
Ibu ibu yang dateng sangat tidak percaya kepada penyuluh, bahkan salah satu ibu yang hadir dalam penyuluhan itu bermimpi, anaknya berubah menjadi kepiting yang mengejar ngejar Ibu tersebut ke seantero ruangan
Keesokan harinya ibu ibu demo, menyuruh penyuluh pulang, penyuluh pun pulang dengan sedih, tapi ternyata ada satu ibu yg diam diam berani makan kepiting. Ibu yang sedang hamil ini makan kepiting tanpa ketahuan siapapun.
Bertahun tahun kemudian, penyuluh yg sudah berumur pun kembali menengok suku tolaki, penyuluh itu kaget krn disambut begitu baik oleh seorang ibu, ternyata anak ibu itu menjadi anak terpintar di kampungnya dan dapat menempuh kuliah ke luar ngeri, setelah itu suku tolaki pun menjadi mau memakan kepiting

Review Film : The Teacher’s Diary



Review Film : The Teacher’s Diary

            Sebenernya sih saya gak mau marathon film liburan ini, niatnya sih mau belajar bahasa Jepang biar bisa N2. Tapi apalah daya, film memang sangat menarik. Nah salah satu film yang saya kopi dari temen saya judulnya Teacher’s Diary. Temen saya recommended banget untuk nonton film ini dan akhirnya saya pun penasaran. Jadi langsung saya puter ajah.
            Waktu awal awal nonton, saya masih agak gak mudeng sama ceritanya. Agak lanjut, baru paham tentang alur flashback film ini. Dan setelah di tengah baru saya sadari film ini bener – bener kece badai dan very recommended, terutama buat temen temen yang ingin atau sedang mengabdikan hidupnya di jalur pendidikan. Jujur, saya sampai terharu nonton film ini dan langsung inget adek adek di Pabuaran[1].
Lanjut tentang film ini ya, film ini berkisah tentang sepercik kisah pengalaman – pengalaman guru menghadapi pendidikan di daerah terpencil. Oh iya, film ini asalnya dari Thailand dan udah tau kan Thailand punya sungai sungai yang cukup besar? Nah, ceritanya sekolah yang terpencil ini letaknya di salah satu sungai ini. Dan jangan kira bangunannya permanen. No! Bangunannya tidak permanen, terapung, dan bisa hanyut jika terkena badai. Udah kebayang belom rumitnya kisah yang akan dialami guru yang mengajar disana?
            Jika belom, kita lanjutkan ya, di awal film, saya kurang mengerti kenapa ada dua guru yang mengajar, tapi kok ga saling ketemu, ternyata, sang guru cewek, Bu Ann mengajar sebelum Pak Song, sang guru cowok. Jadi, Pak Song ini di rekrut setelah Bu Ann mengundurkan diri dari sekolah terapung atau yang dikenal dengan nama rumah kapal. Pak Song yang mengajar setelah Bu Ann menemukan buku diary milik Bu Ann dan dari buku diary Bu Ann ini Pak Song mengenal Bu Ann, mengenal cara Bu Ann mengajari anak – anak dan memahami bahwa menjadi guru di rumah kapal bukan hanya sekedar menjadi guru tapi juga menjadi orangtua. Intinya, Pak Song menemukan lagi semangatnya dari buku diary Bu Ann. Kisah – kisah Pak Song dan Bu Ann memahami dan menemukan tujuan mereka menjadi guru, bener – bener sangat inspiratif.
            Dan gak cuma itu, film ini juga memiliki sisi romantis, tentang cinta, tentang hidup, tentang kepercayaan, semua terekam dalam film ini. Nah, kalau penasaran, langsung download aja ya filmnya. Teacher’s diary ini keluaran 2014, dan sejujurnya saya sedih masih ada sekolah seperti rumah kapal. Walaupun saya bangga juga akan semangat yang ditularkan dari film itu. Demikian review saya kali ini. Semoga berkenan. (Arrianadev)




[1] Pabuaran adalah nama wilayah yang berjarak sekitar 5 km dari Kampus IPB Dramaga, disana ada anak anak asuh kami dari Komunitas Sanggar Juara