Belakangan ini
muncul isu bahwa prediksi mengenai
terjadinya pemanasan global hanyalah rekayasa hasil klimatologi. Isu yang
berkembang ini bagai amunisi bagi penentang pengurangan emisi gas rumah kaca.
Yaitu kelompok yang merasa pengurangan emisi adalah kerugian ekonomi untuk
bisnis dan idustri.
Mungkin sudah
ada sedikit amunisi itu yang mengenai kita. Sehingga kita risau dan mulai
bertanya-tanya. Apakah benar pemanasan global itu ada? Atau mulai berpikir
untuk menghentikan langkah-langkah yang sudah diprogramkan untuk mengurangi
pemanasan global? Semoga tidak!
Isu ini bukanlah
penghambat bagi kita untuk terus melakukan berbagai upaya untuk mengurangi
pemanasan global. Jadi abaikan saja isu ini. Lagipula upaya pengurangan emisi
gas rumah kaca untuk memperlambat upaya pemanasan global ini bukan hal yang
buruk.
Misalnya saja Program
reused, reduce dan recycle, bukan
sesuatu yang buruk yang membuat kita merugi, bahkan program reused reduce and
recycle ini membuka peluang bisnis baru. Lalu gerakan satu orang satu pohon
juga bukan hal yang buruk. Dengan pohon-pohon rindang nan sejuk, lingkungan
jadi terlihat lebih indah dan nyaman bukan. Program pengurangan pemakaian bahan
baker fosil seperti car free day di bundaran Hotel Indonesia juga program yang
menyenangkan. Kita bisa bersenang- senang di sepanjang bundaran HI dengan
menonton pertunjukkan-pertunjukkan seru yang diadakan saat car free day.
Jadi jika
program-program yang ada itu menguntungkan buat kita. Untuk apa memusingkan
apakah pemanasan global hanya sekedar isu atau bukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar